Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi no.229
Tilp : (022) 2001197 ;
(022) 2003320 (hunting)
Fax : 022 - 2001197
Bandung 40154
Email : info@ppsupi.org
pascaupi@yahoo.com Website : http://www.ppsupi.org

Perkembangan PPS UPI 1968 - 2001

Hingga saat ini, Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (PPS UPI) telah berusia 33 tahun, terhitung sejak berdirinya Lembaga Pendidikan Post-Doktoral (LPPD) tahun 1968. Hal ini menempatkan PPS UPI sebagai salah satu PPS yang paling awal menyelenggarakan pendidikan setingkat pascasarjana secara formal di Indonesia. Hingga Desember 2000, PPS UPI telah menghasilkan 1357 Magister dan 174 Doktor Pendidikan. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, instansi pemerintah di pusat dan daerah, BUMN, swasta, LSM, sekolah-sekolah, dll. Banyak lulusan PPS UPI yang menduduki jabatan strategis di tempat kerjanya.

PPS UPI --saat itu masih bernama IKIP Bandung-- dalam namanya yang sekarang sebagai Program Pasca-sarjana dimulai pada tangggal 6 Juni 1991, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Ke-budayaan No. 0311/O/1991. Sebelumnya, PPS UPI bernama Fakultas Pascasarjana (FPS) mulai 24 Januari 1983. Lebih dulu, lembaga pendidikan ini dikenal dengan Sekolah Pascasarjana (SPS). Perubahan nama dan status itu sejalan dengan kebijaksanaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mengenai pengembangan pendidikan program pascasarjana, dalam rangka melaksanakan Pola Pembaharuan Sistem Pen-didikan Tenaga Kependidikan (PP-SPTK).

Pada tahun 1968 Rektor IKIP Bandung menetapkan berdirinya Lembaga Pendidikan Post Doktoral (disingkat LPPD). Lembaga tersebut memulai kegiatannya pada semester II tahun kuliah 1968. Pada tahun 1970 IKIP Bandung telah mulai merintis pendidikan formal bagi dosen-dosennya dalam bentuk pendidikan Pasca-sarjana. Sampai dengan tahun 1977/1978 LPPD telah menghasilkan 13 lulusan Program A-1 (7 Angkatan) dan 84 lulusan Program A-11 (5 Angkatan) dari beberapa bidang studi atau jurusan.

Pada tahun 1974 Dewan Konsorsium Ilmu Pendidikan dalam sidangnya menanggapi gagasan Direktorat Pendidikan Tinggi mengenai program pendidikan Doktor Ilmu Pendidikan, serta menghasilkan sebuah keputusan yang menugaskan LPPD IKIP Bandung untuk mengembangkan program Doktor Pendidikan secara penuh dalam dua spesialisasi, yaitu Administrasi Pendidikan dan Bimbingan dan Penyuluhan yang mahasiswanya direkrut dari seluruh Indonesia.

Di samping itu, LPPD sendiri dalam programnya telah pula merumuskan strategi pemilihan bidang spesialisasi yang menghasilkan deskripsi bidang-bidang studi yang direncanakan untuk pendidikan Doktor Ilmu Pendidikan. Bidang-bidang tersebut adalah Pendidikan Bahasa Indonesia, Administrasi Pendidikan (termasuk perenca-naan pendidikan), Bimbingan dan Penyuluhan, Pengembangan Kurikulum, Pendidikan Eksakta (IPA dan Matematika), Studi Sosial, dan Fundasi-Fundasi Pendidikan.

Bidang-bidang studi mayor yang kemudian dibuka adalah Administrasi Pendidikan, Bimbingan & Penyuluhan, Pengembangan Kurikulum, dan Pendidikan IPA. Setelah menyelesaikan penyelenggaraan Program A-I dan A-II, pada tahun 1977 LPPD mulai melaksanakan Program B (Pascasarjana), dan pada tahun itu pula mulai dirancang persiapan untuk membuka Program C (penelitian dan penulisan disertasi).

Setelah masa peralihan dalam bentuk Sekolah Pasca-sarjana (SPS), sistem pendidikan post-doktoral yang diselenggarakan oleh LPPD selanjutnya disesuaikan dengan sistem S2 dan S3 yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0124/U/ 1979 tanggal 29 Desember 1979. Dengan peranan yang semakin jelas dan mantap dalam keseluruhan sistem pendidikan tinggi, serta kewajiban melanjutkan program yang telah ditangani oleh LPPD/SPS, mulai tahun 1980 di SPS IKIP Bandung dilaksanakan pendidikan Program S2 dan Program S3.

Pada saat itu, Program S2 meliputi empat bidang studi utama (mayor), yaitu:

  • Pendidikan Luar Sekolah mulai tahun 1979;
  • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam mulai tahun 1980;
  • Pengajaran Bahasa Indonesia mulai tahun 1980; dan
  • Bimbingan dan Penyuluhan mulai tahun 1980.
  • Program S3 yang telah dilaksanakan mulai tahun 1976 oleh LPPD menyelenggarakan bidang-bidang:

  • Administrasi Pendidikan mulai tahun 1977;
  • Bimbingan dan Penyuluhan mulai tahun 1977;
  • Pengembangan Kurikulum mulai tahun 1978;
  • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) mulai tahun 1978;
  • Pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mulai tahun 1978;
  • Psikologi Pendidikan mulai tahun 1979; dan
  • Pendidikan Luar Sekolah (PLS) mulai tahun 1980.
  • Pada tahun kuliah 1981/1982, SPS IKIP Bandung membuka Program S2 dan S3 dengan bidang-bidang studi sebagai berikut. Untuk Program S2 dibuka bidang studi (1) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, (2) Pengajaran Bahasa Indonesia, (3) Bimbingan dan Penyuluhan, dan (4) Administrasi Pendidikan. Untuk Program S3 dibuka bidang studi (1) Pengembangan Kurikulum, (2) Administrasi Perguruan Tinggi, dan (3) Pendidikan Kimia.

    Pada mulanya, titik berat PPS UPI lebih pada Program S2 agar para lulusannya betul-betul dapat membantu pengembangan dan peningkatan mutu program S1 dan Diploma. Pada tahun-tahun berikutnya, juga setelah ditingkatkan dasar hukumnya serta diubah menjadi Fakultas Pascasarjana (FPS), usaha-usaha penyempurnaan dan pengadaan tetap dilakukan, baik dalam segi akademik (termasuk tenaga pengajar), administrasi, sarana (piranti keras), maupun struktur pimpinan/ pengelola serta personalianya.

    Usaha-usaha penyempurnaan itu diperkuat dengan adanya pertemuan periodik antar pimpinan PPS se-Indonesia, fasilitasi dari Ditjen Pendidikan Tinggi dan bantuan dari berbagai pihak, dan pada tahun 1980-an kerjasama dengan P2LPTK. Yang disebut terakhir ini telah berhasil memberikan kesempatan kepada semua tenaga pengajar PPS Universitas Pendidikan Indonesia untuk mengikuti penyegaran akademik (refresher course) di Amerika Serikat yang antara lain telah menghasilkan berbagai buku teks yang digunakan di PPS.

    Sejalan dengan makin luas dan beragamnya tuntutan masyarakat, pengembangan program studi dan konsentrasi terus dilakukan. Pada tahun 1995 dibuka program S2 bidang konsentrasi Pendidikan IPA SD dan Pendidikan IPS SD untuk memenuhi kebutuhan akan peningkatan kualifikasi pendidikan para dosen Program Pendidikan Guru SD (PGSD). Pada tahun 1996, dibuka konsentrasi Bimbingan Anak Khusus pada Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan. Pada tahun yang sama, dibuka pula Program S2 Pendidikan Olahraga.

    Selanjutnya, pada 1997 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia diubah/dikembangkan menjadi Pendidikan Bahasa yang meliputi S2 konsentrasi Pendidikan Bahasa Indonesia dan S2 Pendidikan Bahasa Inggris. (Mulai tahun 2001, dibuka pula program S2 konsentrasi Pendidikan Bahasa Jepang bekerja sama dengan The Tokyo Foundation). Sementara itu, untuk program S3 yang dibuka masih tetap Pendidikan Bahasa Indonesia. Persiapan sedang dilakukan untuk membuka Program S3 Pendidikan Bahasa Inggris.

    Pemekaran juga dilakukan pada Pendidikan MIPA yang mulai tahun 1998 dipecah menjadi Program Studi Pendidikan IPA dan Pendidikan Matematika. Di bawah pendidikan IPA dibuka S2 konsentrasi Pendidikan IPA SD, Fisika SL, Biologi SL, dan Kimia SL; sementara pada program S3 yang dibuka tetap S3 Pendidikan IPA. Di bawah Program Studi Pendidikan Matematika, dibuka S2 konsentrasi Pendidikan Matematika SD dan Pendidikan Matematika SL, serta S3 Pendidikan Matematika.

    Pada 1998, Program Studi PLS dikembangkan dengan dibukanya PLS konsentrasi Pelatihan untuk merespons kebutuhan dari lapangan, antara lain dari Ditjen Diklusepora dan berbagai Pusdiklat. Pada 1998 pula, Program Studi Administrasi Pendidikan membuka konsentrasi Perencanaan dan Manajemen Pendidikan (S2) dan Studi Kebijakan (S3) yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kalangan manajer pendidikan.

    Usaha-usaha pengembangan PPS UPI terus dilakukan sebagai jawaban terhadap perubahan IKIP Bandung menjadi Universitas Pendidikan Indonesia berdasarkan Kepres No. 24/1999 tertanggal 7 oktober 1999. Dalam beberapa tahun mendatang, PPS UPI akan membuka program S-2 konsentrasi Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Anak Dini Usia, Filsafat dan Sosiologi Pendidikan, Pengukuran dan Evaluasi Pendidikan, Penelitian Pendidikan dan Statistika, dan Pendidikan Bisnis.

    Perintis dan Pimpinan

    Nama-nama yang berperan penting pada masa-masa awal perintisan PPS UPI sebagai pemrakarsa dan pengajar aktif antara lain sebagai berikut.

    Dari IKIP Bandung/UPI:

  • Prof. Dr. Sikun S. Pribadi,
  • Prof. Dr. Achmad Sanusi,
  • Prof. Dr. Garnadi Prawirosudirdjo,
  • Prof. Dr. S. Nasution,
  • Prof. Dr. Santoso S. Hamidjoyo,
  • Prof. Dr. Soepardjo R. Adikusumo.
  • Dari luar UPI antara lain:

  • Prof. Dr. Isjrin Nurdin,
  • Prof. Dr. Moedomo,
  • Prof. Dr. Kudrat Sumintapura,
  • Prof. Dr. Mathias Aruf (ITB),
  • Prof. Dr. Rochmat Sumitro,
  • Prof. Ir. Anwas Adiwilaga (Unpad),
  • Prof. Dr. I.P. Simanjuntak,
  • Prof. Dr. W.P. Napitupulu,
  • Prof. Dr. Winarno Surakhmad,
  • Prof. Dr. Setijadi,
  • Prof. Dr. H.R. Tilaar,
  • Prof. Dr. Conny Semiawan (IKIP Jakarta/UNJ),
  • Prof. Dr. Kuntjaraningrat (UI),
  • Prof. Dr. Sumadi Suryabrata,
  • Prof. Dr. Umar Khayam (UGM),
  • Prof. Dr. Darwis A. Gani (IPB),
  • Prof. Dr. Samsuri,
  • Prof. Dr. Munandir (IKIP Malang/UM),
  • Prof. Dr. Retmono,
  • Dr. Giri Kartono (IKIP Semarang/Uness),
  • Prof. Dr. Zakiah Daradjat (IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta).
  • Sejak masa perintisan hingga pengembangan PPS UPI saat ini, Rektor IKIP Bandung/UPI dijabat oleh:

  • Prof. Dr. Achmad Sanusi, S.H., M.PA. (1966-1971)
  • Prof. Dr. Garnadi Prawirosudirdjo (1971-1979)
  • Prof. Drs. H.M. Numan Somantri, M.Sc. (1979-1988)
  • Prof. Drs. H.M. Abdul Kodir, M.Sc. (1988-1995)
  • Prof. Dr. H.M. Fakry Gaffar, M.Ed. (1995-2003)
  • Sepanjang perjalanannya, PPS UPI dipimpin oleh:

  • Prof. Dr. Sikun Pribadi, M.A. (1968-1981)
  • Prof. Dr. Achmad Sanusi, S.H., M.PA. (1982-1992)
  • Prof. Dr. M. Djawad Dahlan (1993-1996)
  • Prof. Dr. Abdul Azis Wahab, M.A. (1996-sekarang)
  • Lokasi dan Alamat

    PPS UPI menempati gedung berlantai tiga di kampus UPI, bersebelahan dengan gedung baru FPOK, FP-MIPA, FIP dan Perpustakaan Pusat.

    Visi, Misi, dan Tujuan

    PPS UPI memiliki visi bahwa pengembangan sumber daya manusia adalah kunci dalam pembangunan masyarakat Indonesia saat ini dan terlebih-lebih lagi di masa depan, dan pendidikan merupakan sarana utamanya. Dalam konteks ini, maka pengembangan PPS UPI diarahkan untuk menjadi salah satu pusat keunggulan dalam penyebarluasan dan pengembangan ilmu pendidikan dan pendidikan disiplin ilmu yang secara signifikan mampu mendorong peningkatan kinerja sistem pendidikan nasional.

    Berdasarkan visi tersebut, PPS UPI mengemban misi:

  • mengembangkan disiplin ilmu pendidikan dan pendidikan disiplin ilmu pendidikan serta disiplin ilmu lainnya;
  • mengupayakan tersedianya sumberdaya manusia terdidik yang memenuhi kualifikasi sesuai yang diharapkan oleh masyarakat dan bangsa.
  • PPS UPI bertujuan menyiapkan para mahasiswa S2 dan S3 untuk menjadi tenaga kependidikan sebagai perencana, pengembang, pemikir, dan praktisi pendidikan yang profesional yang memiliki:

  • wawasan yang luas dan kepedualian yang tinggi terhadap pendidikan dengan segala aspeknya;
  • penguasaan yang mendalam dalam bidang ilmu yang menjadi keahliannya;
  • kemampuan meneliti, mengembangkan, merencanakan, dan mengelola pendidikan serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan.
  • Lulusan PPS UPI diharapkan menampilkan diri sebagai pribadi yang memiliki integritas yang tinggi, terbuka dan tanggap terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan perkembangan masyarakat, mampu mengembangkan ilmu khususnya disiplin ilmu pendidikan dan pendidikan disiplin ilmu, serta secara terus menerus memotivasi diri sebagai ilmuwan.

    Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan kunjungi http://www.ppsupi.org/!